June 29, 2016

Finaleh, Senior Year. I'm coming!

Rumah adalah rumah. Kost adalah rumah. Kalau bahasa Inggrisnya itu, house. Tapi cuma satu yang bisa disebut home. Iya. Rumah ini. Yang sangat panas dan padat penduduk. Gak ding. Cuma untuk saya yang seorang introvert, memiliki lapak pribadi adalah hal yang perlu. Untuk sekedar duduk bengong gak ngapa-ngapain. Tapi, well, I'm home gitu loh. Emang sih rada ga nyaman. Tapi, bisa lah sekali-kali kabur ke halaman depan dengan kepala ditutupin sarung dan duduk aja sendirian di samping pintu. Nggak tau deh kaya apaan.

So, libur t'lah tiba. Dengan aku yang meninggalkan urusan kampus yang belum terselesaikan. Tetiba line dan whatsapp kayanya sih penuh. Yah berhubung di rumah gada wifi, terputuslah diriku dengan dunia luar. Heran, betapa manusia begitu bergantung sama teknologi ya. Kadang kangen deh sama dulu yang harus selalu lewat SMS. Kan, jadi murah kalau mau SMS.

Pokoknya, aku kabur. Kabur dari rutinitas kampus yang kadang menyesakkan. Heran. Aku yang sekarang, ngetawain semua masalahku waktu SMA dulu. Mungkin nanti pas udah lulus udah kerja udah keren, masalah di kampus bahkan terlalu malu-maluin karena ya ampun gue dulu cemen banget gitu aja stres. Kira-kira begitu lah.

Padahal bete banget dengan rekan-rekan yang milih kabur ninggalin sejenak demi kepentingan pribadinya. Aku, kan, posisinya sebagai orang yang ditinggal. Bete. Kesel. Pengen kabur juga. Tapi gabisa. Dan sekarang dengan ga tau dirinya aku lah yang kabur itu. Meninggalkan seorang rekan yang mungkin perasaannya sama kaya aku. Mungkin juga gak sama. Itu tergantung orangnya gimana sih.

Apapun yang terjadi,

Finaleh, angkatan tua. Iya. Syaffa. Taqiyyah. Berhasil melewati tahun ketiganya dan sedang bersiap untuk tahun keempat. AAAAAAAAAAAAK.

0 komentar:

Post a Comment