January 6, 2014

"... and we lived happily forever after," Oh, wait. What?

Dua orang ini katanya susah difoto ;)

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh!

Belakangan ini saya sering menuliskan "heu" dengan berbagai versi (boleh "heeeu" atau "heeeeu" dll). Kenapa? Saya juga gak tau. Mungkin kata aneh tersebut dapat dianalogikan dengan sigh. Terserah bagaimana Anda membacanya, hahaha. 

Tema post kali ini adalah pere atau holiday atau libur.

Menurut wikipedia:
     Hari libur atau liburan adalah suatu masa di mana orang-orang meluangkan waktu yang bebas dari pekerjaan atau dunia persekolahan. Umumnya liburan terjadi pada pertengahan tahun atau akhir tahun, dan juga pada hari raya.

Ceritanya, libur baru (atau sudah, tergantung bagaimana Anda menilai :p) berjalan dua minggu. Berhubung saya adalah mahasiswa baru alias maba, ini liburan pertama saya sebagai mahasiswa. Memang sih sudah dengar kata-kata senior dulu, kalau kuliah itu libur gak kira-kira! Tengah tahun ajaran aja, sampe dua bulan. Apalagi akhir tahun ajaran, sampai tiga bulan, Bro!

Oke. Dulu saya menganggap itu hanya cerita indah. Kayak macamnya cerita-cerita Disney yang selalu berakhir bahagia (yakeles). Ternyata... Jangan percaya ya sama "...and they lived happily forever after." Itu mah nanti, di surga :) *aamiin. 

So, tanggal 24 Desember 2013 adalah hari terakhir UAS dimana saya pertama mengira happily-forever-after itu dimulai. Lalu, apakah yang sebenarnya terjadi? Tentu semuanya benar. Hari itu saya, Aisha, dan Lute merayakannya dengan keliling mall kebanggaan kita: Jatinangor Town Square! *applause* Hasil yang didapat hanyalah satu buah notebook mungil yang dibeli oleh Aisha. Oh iya, juga tiga gelas float yang kami beli (pertama kalinya saya menjejakkan kaki di KFC sejak pindah ke Jatinangor). Setelah sampai di kosan? Hem. Terbersit satu pertanyaan di benak saya: Mau ngapain lagi ya?

Beruntunglah saat itu ada satu kegiatan yang tengah menunggu. Yaitu mabit di Masjid Bio Farma, Bandung. Yeay! Ada kerjaan deh. Rencananya pukul 4 sore itu udah di Arnes. Ternyata takdir berkata lain. Berangkat baru pukul 18.30 WIB dengan ditemani hujan rintik-rintik. Duh, so sweet yah.

Singkat cerita, (yah saya singkat-singkatin aja lah, nanti kalau rajin saya tulis deh) saya sudah kembali ke Jatinangor kira-kira pukul 9 WIB. Dilanjutkan dengan tertidur dalam keadaan masih memakai baju kemarin. Padahal udah janjian mau ke kosan Lute buat ngisi form bareng. Namun apa daya, lagi-lagi takdir berkata lain. Saya tertidur sampai kira-kira pukul 12 siang. Shock! Langsung deh bangun. Kira-kira setengah jam dipakai hanya untuk mengumpulkan nyawa, setelah itu langsung sholat zuhur. 

Lagi-lagi bingung mau ngapain. Padahal mah ada banyak kegiatan: mandi, makan, ke kosan Lute, mikirin isi form. Akhirnya makan. Terus main sampai pukul 2-an. Lanjut mandi. Eh tiba-tiba pengen beres-beres kamar. Selesai, dan sekitar pukul 4 akhirnya ke kosan Lute.

Disana juga bingung mau ngapain. Netbook unyu saya tiba-tiba ngadat. Jadilah uring-uringan dulu. Beberapa lama kemudian akhirnya mulai deh ngisi form.

Intinya adalah... Baru dua minggu liburan dan saya merasa... empty. Iya sih, ada banyak hal positifnya, Kayak jadi gak paling akhir lagi kalau lapor ODOJ (yaiyalah waktu kosong jadi banyak banget) dan.. dan.. dandan kali (eh). 

Namun, saya sangat bersyukur dengan waktu libur yang sangat panjang ini. Walaupun bosan setengah hidup, tapi ada banyak hal yang bisa saya persiapkan. Berhubung saya ini termasuk orang yang kalau persiapan itu butuh waktu lama bingidz. Kayak misalnya, saya masih perlu bebenah diri untuk menghadapi semester dua. Untuk menghadapi peran baru. Untuk menjadi diri saya apa adanya. Untuk selalu mengingatkan diri agar niat itu lurus.

Mendapatkan quality time with family (walaupun Ayas lagi nyebelin banget-nget-nget), reuni dengan para smanitrans, dan berkolaborasi bersama rekan GenerACTION yang belum-dan-tidak-akan-tergantikan.

Hikmahnya adalah (ciaelah), nikmatilah liburan panjangmu! Karena belum tentu yang lain liburnya sepanjang ini, atau bahkan ada yang lebih panjang, hehehe.

Regards
Syaffa

Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

Bonus pictures!

Pagi hari saat orang-orang sudah akan pulang. 'Segini' bisa dibilang sepi kalau dibandingkan dengan malam harinya. Subhanallah..
(di Masjid Bio Farma)

0 komentar:

Post a Comment