March 22, 2013

nooooo! vel.

Saya baru saja tau. Kalau ternyata, setelah UAS alias ujian akhir sekolah selesai, yang berarti segala KBM yang Subhanallah banyak banget, resmi ditutup. Terbukti dengan beberapa sekolah yang menjadi pulang lebih cepat, atau bahkan tidak diabsen. 

Setelah ujian kemarin berakhir (tidak tahu ya dengan gemilang atau justru dengan terpuruk) saya merasa makin sulit. Nah lho. Iyalah, lha wong masih ada ujian nasional yang menanti. Belum segala macam tryout yang akan datang. Dari sekolah, dari luar, dari bimbel, dari buku, dari mana-mana. Tapi, nikmati sajalah. Lalu berusaha lebih keras. Semoga nanti bisa yakin ujian nasional berakhir dengan gemilang.

Namun, lagi-lagi saya merasakan jenuh itu (caelaah!). Bagaimana tidak, berhubung Senin-Selasa selepas UAS libur, dan hari Rabu keesokan harinya aku tidak masuk, aku baru kembali menjejakkan kaki di sekolah tersayang itu pada hari Kamis. Ketika enam jam pelajaran kosong, hanya menyisakan sisa empat jam pelajaran. Yang lebih parah, hari Jumat keesokan harinya, jam pelajaran resmi kosong semua. Duh, mending bolos aturan mah ya... Jadi, jangan salahin saya yah kalau saya sendiri jadi 'rada' malas untuk bangun pagi dan naik angkot menuju sekolah.

aku mode: on

So, I was sondering. Satu hal yang dapat menyita perhatianku: novel. Fantasi, mitologi, science fiction. Rick Riordan, Cassandra Clare, Cristopher Paolini, Michael Scott, J.K. Rowling, Thomas E. Sniegoski, Kathryn Littlewood, dll. Adalah tokoh-tokoh yang selalu sukses membawa aku pergi menjelajahi dunia yang ruarr biasa. Dengan segala kisahnya tentang mitologi Yunani-Romawi-Mesir, dunia nephilim, the dragon warrior, Nicholas Flamel, dunia sihir, malaikat terbuang, magical recipe.

Lalu Asma Nadia, Helvy Tiana Rosa, Ahmad Fuadi, Pipit Senja, Andrea Hirata, Iva Afianty, Boim Lembon, Gol A Gong, Dewi Rieka, penulis-penulis Indonesia lainnya yang selalu menjadi bintang idola dan inspirasi untukku. 

Nah, aku sendiri memiliki suatu tekad tersendiri. Berharap, kelak ada sebuah buku dengan nama Syaffa Taqiyyah sebagai pengarangnya. Atau cerpen dengan nama yang sama sebagai pengarangnya. Aku pernah membaca di manaa gitu. Everyone can be a writer, but not everyone can be an author. Ada bedanya lho galz! So, my dream, is to be an author. 

Pengen kerja di penerbitan buku. Dengan harapan bisa baca buku gratis ;p maklum, masih anak sekolahan. Eh tapi serius lho. Kalau pengen jadi editor tuh, harus kuliah apa sih? Cari-cari info di google. Katanya sih belum ada pendidikan spesifik untuk menjadi seorang editor. Karena kebanyakan dari mereka belajar otodidak. Kenapa pengen jadi editor? Karena, aku ingin terjun langsung ke dalam cetaknya sebuah buku. Mulai dari cover, EYD, tata bahasa, visual, ide, dan bersama penulis itu sendiri memikirkan segudang ide untuk sebuah buku. 

Duh, katanya pengen jadi psikolog? Galau amat, Bu! Yah, namanya juga kan masih SMA. Wajar lah kalau soal profesi masih kesana-sini. Psikolog anak, Ahli  Food-tech, editor, author, and soo on. Hihihi (ih sok imut) banyak banget cita-citanya. Kayak anak SD aja deh -__-".

Yah, memang hanya novel yang sanggup meludeskan seluruh tabungan tanpa merasa menyesal setelah menghabiskannya :")

0 komentar:

Post a Comment