January 1, 2013

Kalau Sudah Besar Ingin Jadi Apa?

Mengarungi samudera kehidupan
Kita ibarat para pengembara
Hidup ini adalah perjuangan
Tiada masa untuk berpangku tangan

Assalamu'alaikum! :D

Apa kabar semua? Gak terasa ya, semester 2 sudah akan dimulai. Yang artinya, tinggal menghitung waktu sampai saya melangkahkan kaki dari sekolah ini #mellow. Ketika mikir saat nanti (kuliah+kost) rasanya bener-bener campur aduk. Ada rasa excited, tapi rasa sedih juga timbul. Karena, aah udah berpisah ya sama kawan-kawan smanitra... (khususnya GenerACTION) dan sudah gak "tinggal" bareng keluarga lagi (ini dia...). Atau akhirnya! Kuliah juga! Kost! Akhirnya keluar dari dunia "SMA". Selalu, dua hal yang berkecamuk dalam pikiran (eaak).

Terus, kalau sudah lulus pengen kuliah dimana? Pengen jadi apa?

Pengen jadi apa? This.. Kadang rasanya minder, betapa cita-cita teman-teman itu keren-keren banget. Saya? Saya hanya ingin menjadi seorang sastragirl : Penulis. Pengarang. Novelis. Cerpenis. Seseorang yang dapat memberikan kekuatan/motivasi/inspirasi/bahkan hidayah pada orang lain melalui rangkaian kata-kata. Sebuah kisah, yang mampu mengubah jalan hidup seseorang. Hmm... Seperti Asma Nadia. Beliau ini tokoh penulis yang paling saya kagumi. Seorang tokoh yang saya ingin bisa seperti dia. Cerdas. Mandiri. Kreatif. Penyayang :D Itu saja. Profesi yang saya inginkan.

Apa pikiran saya terlalu pendek? Apa saya terlalu tinggi bermimpi? Tidak seperti mereka, yang menggebu-gebu dengan mimpi dan harapannya. Tidak seperti mereka, yang sudah memiliki berjuta-juta rencana. Menjadi guru, dokter, arsitek, ahli fisika, pengacara, dll. Sedangkan saya? Ya. Penulis. Pengarang. Begitu sederhana.

Rencana saya adalah mempelajari ilmu psikologi. Seperti yang (kayanya) pernah saya sebutkan, saya ingin kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran. Namun, tujuan serta alasan saya rasanya aneh. Menjadi seorang psikolog, bukanlah cita-cita utama saya. Bahkan menjadi motivator atau trainer pun tidak ada dalam otak saya saat ini (kecuali melalui media tulisan, bisa buku ataupun online -_-v). Saya tidak bisa membayangkan diri saya sendiri berbicara dengan semangat '45 di hadapan banyak orang #sip

Saya merasa, yang terpenting adalah ilmunya, bagaimana saya mendapatkannya. Karena, saya merasa ilmu psikologi sangat penting dalam kehidupan (khususnya dalam keluarga! :p). Juga dapat membantu saya dalam hal tulis-menulis. Itu aja. Gak lebih kok, tujuan dan alasan saya memilih Fakultas Psikologi. Namun, tidak dipungkiri bahwa saya juga ingin menjadi seorang psikolog :D

Kalaupun jika nanti ternyata saya ditempatkan di lain universitas atau lain fakultas oleh-Nya, saya akan menerima dengan lapang dada. Karena, siapa tahu ternyata disitulah tempat saya? Tempat yang memang terbaik bagi saya, juga tempat dimana saya mampu berkembang. Karena saya yakin, Allah akan memberikan yang terbaik, dan yang terbaik (lagi-lagi) belum tentu apa yang saya inginkan, apa yang saya rencanakan.

Apa salahnya memiliki cita-cita menjadi seorang pengarang? Biarkan sajalah, mereka yang memandang rendah cita-cita saya. Akan saya terima dengan senang hati, sebagai pemacu dalam meraihnya. Akan saya buktikan kepada mereka, bahwa saya bisa. Saya bisa menjadi penulis, pengarang. Yang mampu memberikan motivasi/pelajaran/inspirasi bahkan hidayah bagi orang-orang yang berada di bumi Allah ini. Yang mampu memberikan perubahan ke arah yang lebih baik bagi negara ini, Indonesia. Juga selalu berada di jalur Allah SWT.

Saya memiliki cara tersendiri. Tak apa, jika kalian memandang enteng pilihan hidup saya ini. Namun, silakan kembali melihat diri saya nanti :D

Wassalamu'alaikum Warahmatullah!


Syaffa Taqiyyah
Calon Penulis Terkenal! :p

*Maaf long post dan membosankan! -__-

0 komentar:

Post a Comment