December 8, 2012

Gak Lulus Bukan Berarti Bersedih! Ya, Kan?

"Memang ada 1000 alasan untuk bersedih, 
tapi bukankah ada 1.000.000 alasan untuk tetap tersenyum?"

Subhanallah...
Akhirnya selesai juga ujian semester ini. Entah saya saja, atau memang yang lainnya juga seperti itu, tapi saya merasa ujian kali ini sangatlah cepat. Bahkan, sampai saat ini saya masih bertanya-tanya: "Sudah selesai ya ujiannya?" -_- Ya, ujian semester terakhir kami, angkatan 53 SMAN1TRA. Tahun depan, sudah ujian akhir sekolah/nasional. Betapa waktu berjalan saaangat cepat. Sepertinya baru kemarin saya menangis di 12 IPA 6 di hadapan teh Putri dan Kak Syifa karena PK saya, Kak Ghea dan Kak Umam, dibully :')

Ujian kali ini, saya seolah-olah menemukan kembali sesuatu yang hilang. Seperti ada yang baru disini *nunjuk hati* hahahaha (sok puitis, males). Yang penting, ilmunya sampai! Nilai hanya bonus. Ucap salah seorang teman di dunia maya. Benar sekali. Jangan sekali-kali kita menyesal saat kita sudah belajar semalaman, tapi yang keluar ternyata hanya sedikit dari yang sudah kita pelajari. Ilmu itu, pasti akan berguna. Pasti!

Jangan sedih! Saat nilai yang tertera di kertas kalian tidaklah seberapa. Saat kalian kalah akibat para koruptor itu. Jangan menangis! Buat apa kita menangisi hal itu? Cukup tersenyum. Bukankah kesuksesan tidak dinilai oleh sederet angka itu? Ilmu yang kita dapat InsyaAllah lebih berkah dan bermanfaat. Lebih langgeng gitu istilahnya, dibandingkan mereka yang mendapat nilai tinggi yang begitu menjulang, tapi hasil dari ketidakjujuran. Gak papa kok remedial sekarang, daripada nanti susah masuk PTN? :) -Nabila

Karena, yang kita lihat itu bukan sekarang! Saat ini, hanyalah proses. Bukankah itu hal yang wajar? Saat kita jatuh-bangun di dalam proses itu? Oke, silakan kalian memandang kami seperti ini sekarang. Namun, silakan kembali menengok kami nanti. Saat kami sudah sukses, Insyaallah :)

KALAU GAK LULUS KUMAHA?!?!?!


Pernah saya berpikir, bagaimana kalau saya tidak lulus SNMPTN? Pemikiran itu terkadang hinggap di dalam kepala saya.  Berputar-putar-putar. Yah, cukup membuat stress juga. (siapa suruh mikir begituan?-_-) Tapi, saya selalu ingat perkataan Kak Kesha: Mengapa kita harus takut akan apa yang belum terjadi? Naaah! Itu namanya apa? Pesimis! Cara biar gak pesimis? Ya optimis dong. Gampang kan? :')

Lalu, ada suatu perkataan lagi nih. Bagaimana seandainya kalau kita memang tidak lulus ke tempat yang kita inginkan? Tetep aja kan, ya wong judulnya tetep ga lulus-lulus juga. Bagaimana seandainya kita malah diterima di tempat lain yang bukan pilihan pertama kita? (Dalam kasus saya: Psikologi Unpad) Jangan sedih, jangan stress, jangan galau. Anggap saja tempat-lain-yang-bukan-pilihan-pertama-kita itu sesuatu.

Bagaimana kalau saya tidak diterima di Psikologi Unpad, dan malah diterima di sesuatu itu?

Jangan sedih, Syaf! Karena, insyaallah, Allah akan memberikan yang terbaik bagi kita. Karena yang terbaik bagi kita, belum tentu yang terbaik dari Allah. Siapa tahu Psikologi Unpad bukanlah tempat yang terbaik bagi seorang Syaffa. Siapa tahu Psikologi bukanlah jalannya? Maka Allah akan membantu saya dengan mempersulit untuk masuk ke Unpad, dan mempermudah jalan menuju ke sesuatu itu.

Mungkin, saya akan dibelokkan niat menuju Psiko Unpad itu? Mungkin, lewat bisikan teman-teman untuk mengambil jurusan lain? Mungkin, saya akan dipersulit untuk mengikuti/mengerjakan SNMPTN sehingga saya tidak diterima di situ, dan bisa masuk ke sesuatu. Dan di sesuatu itulah saya bisa berkembang, memaksimalkan usaha, dan mendapatkan berkah serta rahmatNya. Karena, sesuatu itulah yang terbaik bagi saya menurut Allah.

Karena, Allah membantu kita dengan cara yang tidak kita sangka-sangka.

Lalu saya kembali berpikir.
Mikir...
Mikir...
Mikir...
Ih kelamaan mikir!

Ya sudah, mulai sekarang, kembali berikhtiar. ファイト buat UN dan SNMPTN! Semangat belajarnya, jangan males-males lagi. Jangan lupa juga buat rajin-rajin nulis, walaupun tijel sekalipun.. :')
Jangan lupa ibadah sunahnya, apalagi wajibnya. Kalau cuma usaha sendiri, mana bisa? Butuh bantuan Allah buat melakukan semua itu, kan?

なか なか たいへん だけど、いっしょうに がんばりましょう!!

0 komentar:

Post a Comment