October 3, 2012

Last. (almost)

Assalamu'alaikum Warahmatullah!
Hem.
Done. Seperti kata Iren, semua ini diawali dengan air mata. Begitu juga akhirnya. Lalu sekarang. Hari ini. Akhirnya aku diberikan kesempatan untuk berflashback ria tentang acara terakhirku. PDKT. Pelatihan Dasar Kepemimpinan Terpadu. Acara yang dirajut oleh kami. Dengan benang yang terbuat dari mimpi kami. Harapan kami. Cita-cita kami. Do'a kami.

Aku ingat. Dulu, ketika aku masih menyandang title kelas 10. Duduk di musholla tercinta. Ditemani pulpen dan kertas. Serta dua orang sahabat. Menorehkan segala mimpi dan harapan, akan Rohis kami kelak. Hanya bisa berkomentar, "Ah, masih lama ya kita jadi panitia PDKT." Hem, bahkan sejak saat itu kami sudah memulainya. 

Namun, sekarang sudah berakhir. Jadi malu sendiri kalau ingat suasana penutupan terakhir. Menangis tersedu-sedu. Walaupun sempet lihat ada ikhwan yang ngetawain, huuu. Tiba-tiba, semua berubah jadi bayi :akhwatnya saja. Kami panitia menangis karena tersadar bahwa inilah akhir. Akhir dari maraton yang kami lakukan bersama-sama. Di sisi lain, kami juga terharu. Bukankah dengan turut menangisnya peserta, itu membuktikan bahwa mereka bersedih acara PDKT ini berakhir? Semoga benar :p

Kesuksesan acara, tidak dinilai dari kedisiplinan jadwal yang telah dibuat. Juga bukan dari apakah surplus atau tidak. Namun, dari ekspresi kalian. Cukup melihat raut wajah kalian, kami sudah tahu. Insya Allah, acara kami kali ini sukses :D

Cukup dengan bahasa sok puitisnya, langsung kembali ke tujuan utama.
PDKT Behind the Scene :p Sudut pandang PDKT dari para panitia yang gampang stress :p (Bisa dilihat di acara Simulasi Anggaran bagian Kampung Generaction) tapi tokoh utamanya teteup, sudut pandang dari seksie acara xD

Wassalamu'alaikum Warahmatullah *ciao

0 komentar:

Post a Comment