October 29, 2012

Cukup Satu Kata!

Gak pernah saya setenang, sebahagia, selapang, dan se-se-lainnya ketika pemikiran saya ternyata salah. Ketika ternyata anggapan saya selama ini salah. Akhirnya, segala rasa entah itu kesel, ngedumel, marah, dan hal jelek lainnya langsung memudar (ciaat bahasanya).

Lalu, saya berpikir. Pengorbanan itu memang perlu. Butuh. Lantas, kenapa saya harus ngedumel? Kenapa harus kesel? Saya jadi ingat perkataan seseorang (lupa siapa). Cukup dengan mengucapkan dalam hati satu kalimat ampuh. Yaitu, "Ikhlas, Syaf..." Kekuatan ikhlas itu luar biasa lho! Langsung deh, hati rasanya cesss seperti disiram air dingin (atau sejuk). Beban tuh rasanya langsung berkurang.

Memang saya tidak terlihat. Mungkin, hanya segelintir orang yang bisa melihat saya. Namun, (menurut saya) disitulah tantangan keikhlasan itu ada. Disitulah letak ladang pahalanya. Disitu juga letak ujian saya. Dan saya masih tidak tahu apakah saya sudah menjalaninya dengan baik apa belum. InsyaAllah..

Marah? Iri? Kesel? Tersinggung? Tenang, Syaf... Allah punya jalan buat kamu. Jalan yang gak akan bisa kamu bayangin. Yang jauh lebih indah dari segala hal dan rancangan yang ada di otak kamu. Mungkin sekarang belum. Sekarang, kamu masih dalam proses. Masih dalam ujian. Kelak, kamu akan merasakan manisnya segala perjuangan dan pengorbanan kamu. Manisnya kerja keras kamu. Ikhlas!

Lantas mengapa kita harus takut pada apa yang belum datang?
Mengapa kita harus marah ketika melakukan suatu hal yang bermanfaat?
Ikhlas!


ps. kalau terimakasih bisa dibungkus, saya kasih sebanyak-banyaknya buat kakak BIP NF :p
Makasih sudah 'meluruskan' segala pemikiran saya yang 'ngaco'. Saya sampe senyum-senyum sendiri kalau ingat segala 'nasihat' kakak hahahaha xD

0 komentar:

Post a Comment