April 9, 2012

Drama, Drama, Drama.....

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh..

Yah, hari yang cerah bukan? 

Hariku dimulai saat terdengar ketukan ummi di jendela yang mengharuskan aku untuk segera bangun dan sholat. 05.07 aku segera bangkit dari tempat tidur dan melangkahkan kaki dengan berat menuju kamar mandi untuk segera wudhu. Setelah melaksanakan sholat, entah mengapa rasa kantuk masih amat-sangat-terasa. Sehingga aku memutuskan untuk sekedar tidur lagi. 15 menit begitu janjiku pada diri sendiri. Aku segera mengeset alarm dan kembali bergelung di tempat tidur.

05.55 Itulah yang aku lihat di layar handphone saat aku membuka mata. Shock. Buku-buku masih bertebaran dan belum diatur. Kostum untuk drama sedang bertengger manis di jemuran. Seragam terlihat kusut di dalam keranjang karena belum disetrika. Sementara keadaan rumah lengang tanpa seorang pun yang dapat dimintai bantuannya.

Aku berpikir keras. Apa yang harus aku lakukan terlebih dahulu? Dan entah mengapa aku lebih memilih untuk menyetrika kostum dan seragam. Dengan santai sambil menonton Spongebob. Padahal waktu sudah menunjukan pukul 06.12 WIB. Setelah selesai, aku segera mandi. Pukul 06.27 seorang Syaffa sudah siap dalam balutan kemeja putih dan rok abu-abu. Namun, jengjengjeng... Buku masih bertebaran dimana-mana. Belum lagi property drama yang belum aku kumpulkan. Padahal, seandainya tidak ada drama, aku aka sebodo teuing tidak membereska buku dan membawa buku apa saja yang berada di dalam tas (like Fajar -_-). Tapi, nanti kelompok dramaku akan tampil. Dan aku tidak mungkin tidak membawa property tersebut. Akhirnya, aku membereskan buku+property itu.

Pukul 06.35 aku sudah siap untuk berangkat sekolah. Aku segera memanggil abi dengan harapan abi mau mengantar karena aku sudah telat. Ditambah lagi hari ini adalah hari Senin. Alhamdulillah, abi mau mengantar. Sebelum berangkat, aku menyempatkan diri untuk ke dapur. Berharap ada makanan yang dapat kubawa. Tapi apa daya, yang ada hanyalah makanan yang harus melewati tahap pembuatan terlebih dahulu. Akhirnya aku berangkat sekolah tanpa maka dan minum sama sekali, hiks. 

Waktu menunjukan pvkul 06.40 ketika tepat aku berangkat ke sekolah. Pelajar yang normal, seharusnya panik. Saat bel masuk adalah pukul 06.30 dan hari itu adalah hari Senin sedangkan kamu baru berangkat pukul 06.40, adalah saat yang tepat untuk panik. Tapi, kok aku tetap santai ya? Ah, paling upacara di luar. Pikirku saat itu. Tidak apa-apa, justru lebih enak kok upacara di luar. Tidak panas. Tidak harus rapih. Boleh jongkok sesuka hati jika kaki pegal. Dan benar saja. Saat aku sampai di sekolah, sudah ada 3 orang yang berdiri di lapangan parkir. Salah satunya adalah Dannior, teman sekaligus tetanggaku. Yah, lagi-lagi kami telat. 

Setelah penantian yang panjaaaaaaang, akhirnya kami diperbolehkan masuk ke dalam sekolah. Waktu menunjukan pukul 07.25 WIB. Saat melewati piket, Pak James mencegatku. Gawat, jangan-jangan aku mau di catat telat? Ternyata, Pak James hanya menitipkan kertas tugas. Yang pertama dari Ibu Maria. Aku memang tahu kalau beliau sedang pulang kampung. Yang membuatku kaget adalah, ada tugas dari Mrs. Dini. *membatu* Hari ini seharusnya kami tampil drama! Kelompokku sudah amat siap. Bahkan hari minggu kemarin sampai pulang pukul 21.30 hanya untuk menyiapka drama. Aku sudah tidur hampir jam 2 pagi untuk mempersiapkan drama itu!

Dan Mrs. Dini tidak masuk :')

Yaaa, look at the benefit! Setidaknya, kami jadi mempunyai waktu lagi untuk berlatih :') *berusaha menerima keadaan*

Wassalamau'alaikum warahmatullah..

-syaffa

0 komentar:

Post a Comment